
TENTANG PRODUK
TEKNOLOGI:
PENGENDALI HAMA ORGANIK | PPC ORGANIK | PPC SEMI ORGANIK
TEKNOLOGI: DECOMPOSER
Superfarm Decomposer
Meningkatkan Aktifitas Mikroorganisme dalam memacu Kesuburan tanah dan tanaman secara alami
Masyarakat semakin mengerti akan pentingnya mendapatkan hasil dari bahan pangan yang bebas dari penggunaan bahan-bahan kimia.
Dunia Internasional juga tel;ah mensyaratkan jaminan bahwa produk pertanian harus mempunyai atribut aman dikonsumsi (food safety attribute), mempunyai kandungan nutrisi yang tinggi (nutritional attribute).
Keadan ini yang mendorong tenaga ahli kami menciptakan suatu formula mikrobia yang mempercepat proses perombakan dalam memacu kesuburan tanah dan tanaman secara alami.
Superfarm Decomposer adalah suatu upaya pemanfaatan agensi hayati berupa mikroorganisme yang diambil dari tanah dan tanaman melalui kultur mikroorganisme dalam biakan cair.
Superfarm Decomposer adalah cairan berwarna coklat dengan aroma sedap yang berintikan berbagai bakteri yang menguntungkan dengan mekanisme kerjanya yang saling menguntungkan.
Lestari dan Berkelanjutan
Hasil kerja mikroorganisme ini mampu mempercepat proses dekomposisi limbah dan saampah organik, mempercepat pelepasan unsure hara, meningkatkan tersedianya nutrisi tanamandan mampu menekan aktifitas mikroorganisme pathogen/penyakit.
Cairan ini sebagai sarana budidaya pertanian yang berwawasan lingkungan dalam upaya menghasilkan pangan yang lebih berkualitas, sehat dan dapat menekan biaya produksi melalui metode pemberdayaan mikroorganisme alamiah.
Keunggulan
- Melapukkan bahan organik
- Mengurai bahan organic menjadi senyawa dasar/hara yang siap diserap tanaman.
- Mempercepat proses pengomposan bahan organic (3-5hari).
- Menekan dan menghilangtkan bakteri pathogen /penyakit.
- Meningkatkan aktifitas biota tanah yang menguntungkan.
- Menetralisir pH tanah
- Media penghanmtar dalam proses fermentasi bahan organic
- Menetralisir kadar racun tanah akibat sisa-sisa penggunaan pupuk kimia.
KOMPOSISI
- Aquades
- Ekstrasi Azola
- Ekstrasi gula murni
- Asam Cuka
- Hara makro dan mikro
Mikroorganisme Utama :
- Lactobacillus sp.
- Actynomicetes sp.
- Streptomycetes sp.
- Rhizobium sp.
- Mould
- Yeast
Aturan Pakai
- Campurkan 2-4cc cairan Superfarm Decomposer kedalam 1 liter air , semprotkan keseluruh areal pertanian 3 hari sebelum tanam
- Campurkan larutan diatas pada pupuk kandang atau seresah bahan organic secara nerata (1 ton bahan organic : 1 liter superfarm decomposer) kemudian diperam selama 3-5 hari.
Pembuatan Kompos Aktif
Contoh cara pembuatan kompos Aktif dengan teknologi adalah :
Kompos Aktif Pupuk Kandang
Bahan-bahan:
- Pupuk Kandang 1000kg (10 bagian)
- Dedak 100 kg (1 bagian)
- Arang Sekam (1 bagian) Superfarm Decomposer sesuai dosis (1 liter/ton bahan).
- Air Menyesuaikan (500 liter).
Penggunaan Kompos Aktif
- Untuk pemakaian dalam pot, 2 bagian tanaman dicampurkan dengan 1 bagian kompos aktif
- Tanaman padi dosis 3-4 ton/ hektar diberikan sebelum tanam.
- Tanaman sayur-sayuran 200-300 gram/batang
- Tanaman tahunan dan buah-buahan, dosis 1000 gr/ batang umur 1 tahun (umur 1 tahun lebih menyesuaikan).
Proses pembuatan Kompos
- Larutkan decomposer ke dalam air
- Pupuk kandang, sekam, dan dedak dicampur secara merata.
- Siramkan larutan decomposer secara berlahan-lahan kedalam adonan secara merata sampai kandungan air adonan mencapai 40-50% dengan ciri apabila adonan dikepal dengan tangan tidak keluar air dan bila kepalan dilepas maka adonan tidak akan mengembang.
- Tumpuk adonan tersebut diatas ubin yang kering atau beralas dengan ketingginan 30-35 cm, kemudian ditutup dengan karung goni atau seresan organik lain selama 3-4 hari.
- Pertahankan suhu gundukan adonan 40-60 oC. Jika suhu lebih dari 60 oC maka bukalah penutup adonan dan kembalikan setelah suhu kembali turun.
- Setelah 4 hari bahan organik/pupuk kandang telah selesai difermentasikan menjadi kompos aktif yang siap digunakan sebagai pupuk organik.
- Dalam proses fermentasi hindarkan penggunaan lastik dan sinar matahari langsung.
PENGENDALI HAMA ORGANIK
Pengendali Hama Organik Superfarm merupakan penghalau hama organic cair yang termasuk dalam golongan pestisida biologis yang terproses melalui perpaduan teknologi tradisional dan teknologi modern.
Pengendali Hama Organik Superfarm ini dapat dipakai untuk segala jenis tanaman dan tidak menimbulkan akibat negatif apabila terjadi pemberian/pemakaian dosis yang berlebihan dan dapat digunakan bersamaan dengan pupuk organic, pupuk semi organic dan Decomposer Superfarm.
Pemanfaatan senyawa-senyawa organic dari tumbuhan ini telah terbukti sangat ampuh dalam proses kerjanya dengan mengacaukan system biologi dari organisme pengganggu tanman yang berpengaruh pada :
- Kerusakan system syaraf dan simpul syaraf hingga menjadikan hama stress.
- Mengurangi kemampuan reproduksi/menekan jumlah perkembangbiakan.
- Mempengaruhi system pernafasan dan perilaku penolakan/anti makan.
- Menghambat pembentukan lapisan kulit pelindung sehingga menjadi lemah/tidak dapat hidup lama.
Keunggulan
- Tidak berbahaya karena toksinitasnya relative rendah, aman bagi manusia, hewan peliharaan maupun mikroorganisme tanah.
- Relatif murah dan mudah untuk digunakan oleh petani
- Spektrum pengendalian cukup luas
- Tidak meninggalkan residu dan akan mendapatkan kualitas hasil yang sehat (organik).
Aturan Pakai
A. Terjadi Serangan Hama
Campurkan 5-10 cc Pengendali Hama Superfarm dalam 1 liter air, semprotkan keseluruh bagian tanaman terutama yang mengalami gangguan dan tanah sekitarnya (daerah penangkaran). Lakukan pengulangan penyemprotan setiap 5-7 hari sampai serangga hilang.
B. Pencegahan Hama
Penyemprotan dilakukan secara teratur 2-3 kali dalam sebulan, dengan dosis pemakaian 3-4 cc Pengendali Hama Superfarm dalam 1 liter air.
Pengendali Hama Superfarm ini dapat mengendalikan pengganggu tanaman seperti :
Tikus, Belalang, Jangkrik, Wereng, Aphids, Ulat Belatung, Kutu, Kepek dan sebagainya terutama dari Ordo Lepidoptera, Hemiptera, dan Coleptera.
PPC ORGANIK
SUPERFARM ORGANIK
Peningkatan produksi pangan dewasa ini masih terus dilakukan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan manusia yang terus bertambah, namun pada kenyataannya peningkatan tersebut didasarkan pada sistem pestisida. Dampak negatif penggunaan pupuk kimia berlanjut pada pertaruhan nilai kesehatan manusia akibat nilai residu yang ditinggalkan.
Pengaruh nyata pada dunia pertanian adalah terjadinya penurunan kualitas dari produk-produk hasil panen yang membawa dampak rendahnya nilai jual produk-produk hasil pertanian. Terlebih lagi ancaman dari pasar pertanian berskala ekspor apabila residu kimianya diatas ambang batas.
Atas dasar kenyataan tersebut diatas kami dari PT. GREENLAND AGROTECH INDUSTRIES, terpanggil untuk memberikan solusi terbaik dalam menyediakan teknologi pupuk organik yang sehat serta ramah lingkungan. Hasil saripati yang merupakan teknologi ekstrasi dan fermentasi bahan hewani serta nabati pilihan yang diolah secara alami.
ALTERNATIF PUPUK MASA DEPAN
Pupuk cair Superfarm Organik adalah suatu upaya pemanfaatan kinerja dari mikroorganisme dengan memaksimalkan fungsi biji-bijian dan tumbuhan dalam media ekstrak serta dilengkapi oleh unsur makro dan mikro esensial yang berguna untuk memacu peningkatan produktifitas tanaman. Keuntungan menggunakan pupuk cair Superfarm Organik adalah hasil yang akan dicapai sangat berkualitas dan sehat, karena pupuk kami tidak meninggalkan residu ditanaman dan tidak menggunakan bahan kimia dalam pembuatannya.
Hasil Dengan Nilai Jual Yang Lebih Tinggi
Dimasa sekarang ini dimana perdagangan global mensyaratkan jaminan bahwa produk pertanian harus mempunyai atribut aman konsumsi. Superfarm adalah jawaban atas kebutuhan tersebut.
RAMAH LINGKUNGAN
Karena pupuk cair Superfarm Organik tidak menggunakan bahan kimia tentu saja sangat berpengaruh pada faktor lingkungan dimana lingkungan akan terjaga.
KEUNGGULAN
- Sebagai hormon tumbuh alami
- Nutrisi lengkap pada tanaman
- Pemacu pertumbuhan
- Meningkatkan produktifitas dan kualitas hasil pertanian organik
- Pemacu aktifitas mikroorganisme menguntungkan
- Memperpendek umur panen
- Sumber mikroorganisme yang berkesinambungan
- Meningkatkan ketahanan terhadap hama dan penyakit.
ATURAN PAKAI
- Kocok dahulu
- Campurkam 2-4cc cairan Superfarm Organik ke dalam 1 liter.
- Semprotkan keseluruh bagian dari tanaman dan tanah disekitarnya (interval 10-15 hari).
- Untuk merendam bibit campurkan 2 cc Superfarm Organik dengan air kemudian rendam selama 8-12 jam atau sampai biji mengembang.
- Rendamkan akar tanaman selama 3-5 menit sebelum diaplikasikan kelapangan.
KOMPOSISI
- Hara Makro : N, P2O5, K2O, Ca, Mg
- Hara Mikro
- Hormon perangsang tumbuh alami dan
- Mikroorganisme penunjang.
Tabel Pemakaian Pupuk
| Jenis Tanaman |
Dosis |
Pemakaian |
Bunga-bunga
Anggrek
Suplir
Melati |
2 cc per liter air |
2 minggu sekali |
Sayur-sayuran
Selada
Kubis
Bayam |
4 cc per liter air |
1-2 minggu sekali
Atau
3 kali semprot per 1 kali musim tanam |
Buah Musiman
Mangga
Jambu
Durian |
4 cc per liter air |
1-2 minggu sekali |
Sayuran buah
Tomat
Cabe |
4 cc per liter air |
1-2 minggu sekali |
Kacang & Umbi
Padi
Kacang Tanah
Jagung
Singkong |
4 cc per liter air |
2-3 minggu sekali |
[ kembali ]
PPC SEMI ORGANIK
Superfarm
Superfarm adalah suatu olahan teknoogi canggih dari tenaga-tenaga ahli kami dalam meramu formula dari bahan kimia murni yang diikat dengan unsur senyawa organik sehingga pupuk cair ini mengandung unsur hara mikro dan makro sangat tinggi untuk menjawab tantangan yang terjadi dilapangan seperti ; kerusakan lahan, menurunnya produktifitas hasil panen dan meningkatnya biaya produksi.
Biaya Turun Hasil Meningkat
Dengan menggunakan Superfarm, dapat meminimakan pengguinaan pupuk lain dan mampu memaksimalkan produktifitas tanaman. Penggunaan pupuk kami sangat efisien dan relatif murah sehingga biaya pupuk dapat ditekan.
Cocok Untuk Semua Jenis Tanaman
Dari hasil serangkaian uji coba yang dilakukan oleh para tenaga ahli kami, menunjukkan bahwa Superfarm dapat digunakan pada semua jenis tanaman .
Tidak Merusak Tanah
Karena pupuk Superfarm menggunakan sistem semprot daun, maka kerusakan struktur tanah dapat dihindarkan dan sekaligus menjaga ekosistem biologi tanah.
Mempercepat Waktu Panen
Pupuk Superfarm, mengandung unsur hara makro dan mikro dari hasil ekstraksi bahan dasar kimia murni yang aman dan diolah bersama senyawa organik dari bahan alami nabati dan hewani yang mengandung sel-sel hidup aktif. Pada aplikasinya perubahan yang terjadi sangat signifikan dan tampak sekali perubahan pada fisik tanaman, sehingga memperpendek umur panen (semula tanaman sawit panen 30 hari, tetapi dengan menggunakan Superfarm umur panen menjadi 20 hari).
Dapat Digunakan Bersamaan
Waktu menggunakan Superfarm dapat digunakan secara bersamaan dengan cairan jenis lain, dalam aplikasi untuk semua jenis komoditi tanaman.
Contoh : Waktu menyemprotkan Superfarm, pemakaian dapat bersamaan dengan aplikasi pestisida.
Ramah Lingkungan
Pupuk Superfarm sangat ramah lingkungan karena diolah dari bahan-bahan alami dan tidak meninggalkan residu berbahaya pada tanaman. Mengandung unsur kadar hara mikro dan makro (protein tinggi) sebagai hasil senyawa organik bahan alami nabati dan hewani yang mengandung sel-sel hidup aktif.
Merangsang pertumbuhan akar batang, daun, bunga dan buah. Mencegah daun, bunga, dan buah dari kelayuan dan kerontokan.
Dalam pemakaiannya dapat dicampurkan dengan insektisida, fungisida, dan bahan sejenisnya. Sangat aman dalam penggunaannya karena tidak menimbulkan iritasi pada kulit dan korosi pada alat. Mudah dilarutkan dan tidak menimbulkan endapan.
Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangga, hama sekaligus menekan populasi hama dan penyakit tanaman. Bermanfaat sebagai pengatur dan perangsang tumbuh tanaman. Aman digunakan karena sangat bersahabat dengan lingkungan dan tidak membunuh musuh alami.
Komposisi
| N |
19,99 % |
| P2O5 |
5,39 % |
| K2O |
5,72 % |
| Ca |
4,98 % |
| Mg |
0,62 % |
Serta unsur pendukung lainnya seperti : Fe, Cu, Zn, Mn, Al, S, dan zat pengatur tumbuh murni.
Cert No: Lab. 02-290A/CCP/2004
No. Pendaftaran : L 025/Organik/BSP/XII/2004
Aturan Pakai
Dosis Untuk Perendaman Bibit
- Kocok dahulu
- Campurkan 2-4 cc Superfarm ke dalam 1 liter air, rendamkan akar tanaman atau batang stek selama 3-5 menit sebelum ditanam di lapangan
- Dosis di atas juga dapat diaplikasikan untuk perendaman biji tanaman selasma 8-2 jam atau sampai biji mengembang
Temperatur penyimpanan :..............
Baik digunakan sebelum : 2 tahun
Tabel Pemakaian Pupuk
| Jenis Tanaman |
Dosis |
Pemakaian |
Bunga-bunga
Anggrek
Suplir
Melati |
1 cc per liter air |
2 minggu sekali |
Sayur-sayuran
Selada
Kubis
Bayam |
1 cc per liter air |
1-2 minggu sekali
Atau
1 kali musim tanam 3 kali semprot |
Buah Musiman
Mangga
Jambu
Durian |
2 cc per liter air |
1-2 minggu sekali |
Sayuran buah
Tomat
Cabe |
1 cc per liter air |
1-2 minggu sekali |
Tanaman Pangan
Padi
Jagung
Kedelai |
1,5-2 cc per liter air |
2-3 minggu sekali |
Tanaman Keras
Cengkeh
Kelapa sawit
Karet
Teh |
2-3 cc per liter air |
1-2 minggu sekali atau menyesuaikan |
Tanaman Semusim
Tebu
Tembakau
kapas |
1,5-2 cc per liter air |
2 minggu sekali |
(label produk) Kegunaan :
- Meningkatkan produktifitas hasil tanaman
- Mampu menekan biaya produksi dengan meminimalkan pemakaian pupuk kimia
- Mencegah kelayuan dan kerontokan pada bunga daun dan buah]
- Memperpendek umur pendek
- Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit
- Dapat digunakan bersamaan pada saat pemakaian obat pengendali hama dan penyakit
- Meningkatkan kualitas hasil panen
- Memacu proses percepatan pertumbuhan akar, tunas, daun, bunga, dan buah
[ kembali ]
APLIKASI PRODUK
Tanaman Pangan
Tanaman Perkebunan
Cabe Dataran Tinggi
Agronom
Alternatif Penyemprotan Pada Tanaman Cabai
Interval Penyemprotan 7 hari
NO |
PENYEMPROTAN |
PENGGUNAAN 50%
PUPUK KIMIA |
UMUR
TANAMAN
(hari) |
KEBUTUHAN PRODUK SUPERFARM |
KETERANGAN |
SEMI ORGANIK |
PENGENDALI HAMA |
DECOMPOSER |
DALAM
TUTUP/TANGKI |
TUTUP/DRUM |
1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
| 1 |
Semprot 1 |
10 hari |
1 |
0.5 |
|
|
| 2 |
Semprot 2 |
17 hari |
1.25 |
0.5 |
17 |
|
| 3 |
Semprot 3 |
24 hari |
1.25 |
0.5 |
0 |
|
| 4 |
Semprot 4 |
31 hari |
1.5 |
0.75 |
0 |
|
| 5 |
Semprot 5 |
38 hari |
1.5 |
0.75 |
17 |
|
| 6 |
Semprot 6 |
45 hari |
1.75 |
0.75 |
0 |
|
| 7 |
Semprot 7 |
52 hari |
1.75 |
0.75 |
0 |
|
| 8 |
Semprot 8 |
59 hari |
2 |
1 |
17 |
|
| 9 |
Semprot 9 |
66 hari |
2.25 |
1.25 |
0 |
|
| 10 |
Semprot 10 |
73 hari |
2.25 |
1.25 |
0 |
|
| 11 |
Semprot 11 |
80 hari |
2.25 |
1.25 |
17 |
|
| 12 |
Semprot 12 |
87 hari |
2.25 |
1.25 |
0 |
|
| 13 |
Semprot 13 |
94 hari |
2.5 |
1.25 |
17 |
|
| 14 |
Semprot 14 |
101 hari |
2.5 |
1.25 |
0 |
|
| 15 |
Semprot 15 |
108 hari |
2.5 |
1.25 |
0 |
|
| 16 |
Semprot 16 |
115 hari |
2.5 |
1.25 |
17 |
|
| 17 |
Semprot 17 |
122 hari |
2.75 |
1.5 |
0 |
|
| 18 |
Semprot 18 |
129 hari |
2.75 |
1.5 |
0 |
|
| 19 |
Semprot 19 |
136 hari |
2.75 |
1.5 |
17 |
|
| 20 |
Semprot 20 |
143 hari |
2.75 |
1.5 |
0 |
|
| 21 |
Semprot 21 |
150 hari |
3 |
1.5 |
0 |
|
| 22 |
Semprot 22 |
157 hari |
3 |
1.5 |
17 |
|
| 23 |
Semprot 23 |
164 hari |
3 |
1.5 |
0 |
|
| 24 |
Semprot 24 |
171 hari |
3.25 |
1.5 |
0 |
|
| 25 |
Semprot 25 |
178 hari |
3.25 |
1.5 |
17 |
|
| 26 |
Semprot 26 |
185 hari |
3.5 |
1.75 |
0 |
|
| 27 |
Semprot 27 |
192 hari |
3.5 |
1.75 |
0 |
|
| 28 |
Semprot 28 |
199 hari |
3.75 |
1.75 |
17 |
|
| 29 |
Semprot 29 |
206 hari |
3.75 |
1.75 |
0 |
|
| 30 |
Semprot 30 |
213 hari |
3.75 |
1.75 |
0 |
|
Keterangan:
Aplikasi PPC Semi Organik dan Pengendali Hama Organik
- Penyemprotan dilakukan pencampuran antara PPC Semi Organik dan Pengendali Hama Organik
- Penyemprotan PPC Semi Organik dapat dicampur dengan pestisida kimia
- Pengendali Hama Organik tidak boleh dicampur pestisida kimia
Aplikasi Decomposer
Aplikasi Decomposer dilakukan dengan cara pengocoran seperti pengocoran NPK, yaitu:
- Untuk luasan 1000 meter persegi diperlukan 1 drum ukuran 200 liter air
- Drum diisi dengan pupuk kandang (kotoran sapi atau kambing, atau ayam petelur) setengahnya
- Kemudian diisi air hingga penuh, kemudian dilakukan pengadukan
- Setelah pengadukan diberi Decomposer 17 tutup dan diaduk kemudian inkubasi 3-5 hari
- Pada saat proses Inkubasi drum ditutup tetapi masih ada udara masuk
- Aplikasi awal setelah inkubasi dilakukan pengenceran 1:1 dan dikocorkan 200 cc/tanaman
- Setelah isi drum berkurang hingga setengah diisi kembali dengan air dan aplikasi dilanjutkan
hingga selesai, untuk aplikasi selanjutnya tanpa pengenceran, kecuali aplikasi baru yang masih kental
- Inkubasi Decomposer awal digunakan untuk 3 minggu dengan interval aplikasi setiap 1 minggu
- Setelah inkubasi awal digunakan selama 3 kali (3 minggu) diberi pupuk kandang kembali tanpa membuang air sisa aplikasi yang selalu setengah drum, hingga air drum tersebut penuh akibat penambahan pupuk kandang
- Setelah drum penuh diberi dengan Decomposer 17 tutup dan digunakan kembali untuk minggu selanjutnya
- Pelaksana selanjutnya seperti point 5 dan seterusnya.
Cabe Dataran Rendah
Agronom
Alternatif Penyemprotan Pada Tanaman Cabai
Interval Penyemprotan 7 hari
| NO |
PENYEMPROTAN |
PENGGUNAAN 50%
PUPUK KIMIA |
UMUR
TANAMAN
(hari) |
KEBUTUHAN PRODUK SUPERFARM |
KETERANGAN |
SEMI ORGANIK |
PENGENDALI HAMA |
DECOMPOSER |
DALAM TUTUP/TANGKI |
TUTUP/DRUM |
1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
| 1 |
Semprot 1 |
10 hari |
1 |
0.5 |
17 |
|
| 2 |
Semprot 2 |
17 hari |
1 |
0.5 |
0 |
|
| 3 |
Semprot 3 |
24 hari |
1 |
0.5 |
0 |
|
| 4 |
Semprot 4 |
31 hari |
1.25 |
0.5 |
17 |
|
| 5 |
Semprot 5 |
38 hari |
1.25 |
0.5 |
0 |
|
| 6 |
Semprot 6 |
45 hari |
1.25 |
0.5 |
0 |
|
| 7 |
Semprot 7 |
52 hari |
1.25 |
0.5 |
17 |
|
| 8 |
Semprot 8 |
59 hari |
1.25 |
0.5 |
0 |
|
| 9 |
Semprot 9 |
66 hari |
1.5 |
0.75 |
0 |
|
| 10 |
Semprot 10 |
73 hari |
1.5 |
0.75 |
17 |
|
| 11 |
Semprot 11 |
80 hari |
1.5 |
0.75 |
0 |
|
| 12 |
Semprot 12 |
87 hari |
1.5 |
0.75 |
17 |
|
| 13 |
Semprot 13 |
94 hari |
1.75 |
0.75 |
0 |
|
| 14 |
Semprot 14 |
101 hari |
1.75 |
0.75 |
0 |
|
| 15 |
Semprot 15 |
108 hari |
1.75 |
0.75 |
17 |
|
| 16 |
Semprot 16 |
115 hari |
1.75 |
0.75 |
0 |
|
| 17 |
Semprot 17 |
122 hari |
2 |
1 |
0 |
|
| 18 |
Semprot 18 |
129 hari |
2 |
1 |
17 |
|
| 19 |
Semprot 19 |
136 hari |
2 |
1 |
0 |
|
| 20 |
Semprot 20 |
143 hari |
2 |
1 |
0 |
|
| 21 |
Semprot 21 |
150 hari |
2.25 |
1.25 |
17 |
|
| 22 |
Semprot 22 |
157 hari |
2.25 |
1.25 |
0 |
|
| 23 |
Semprot 23 |
164 hari |
2.25 |
1.25 |
0 |
|
| 24 |
Semprot 24 |
171 hari |
2.25 |
1.25 |
17 |
|
| 25 |
Semprot 25 |
178 hari |
2.5 |
1.25 |
0 |
|
| 26 |
Semprot 26 |
185 hari |
2.5 |
1.25 |
0 |
|
| 27 |
Semprot 27 |
192 hari |
2.5 |
1.25 |
17 |
|
| 28 |
Semprot 28 |
199 hari |
2.5 |
1.5 |
0 |
|
| 29 |
Semprot 29 |
206 hari |
2.75 |
1.5 |
0 |
|
| 30 |
Semprot 30 |
213 hari |
2.75 |
1.5 |
17 |
|
Keterangan:
Aplikasi PPC Semi Organik dan Pengendali Hama Organik
- Penyemprotan dilakukan pencampuran antara PPC Semi Organik dan Pengendali Hama Organik
- Penyemprotan PPC Semi Organik dapat dicampur dengan pestisida kimia
- Pengendali Hama Organik tidak boleh dicampur pestisida kimia
Aplikasi Decomposer
Aplikasi Decomposer dilakukan dengan cara pengocoran seperti pengocoran NPK, yaitu:
- Untuk luasan 1000 meter persegi diperlukan 1 drum ukuran 200 liter air
- Drum diisi dengan pupuk kandang (kotoran sapi atau kambing, atau ayam petelur) setengahnya
- Kemudian diisi air hingga penuh, kemudian dilakukan pengadukan
- Setelah pengadukan diberi Decomposer 17 tutup dan diaduk kemudian inkubasi 3-5 hari
- Pada saat proses Inkubasi drum ditutup tetapi masih ada udara masuk
- Aplikasi awal setelah inkubasi dilakukan pengenceran 1:1 dan dikocorkan 200 cc/tanaman
- Setelah isi drum berkurang hingga setengah diisi kembali dengan air dan aplikasi dilanjutkan
hingga selesai, untuk aplikasi selanjutnya tanpa pengenceran, kecuali aplikasi baru yang masih kental
- Inkubasi Decomposer awal digunakan untuk 3 minggu dengan interval aplikasi setiap 1 minggu
- Setelah inkubasi awal digunakan selama 3 kali (3 minggu) diberi pupuk kandang kembali tanpa membuang air sisa aplikasi yang selalu setengah drum, hingga air drum tersebut penuh akibat penambahan pupuk kandang
- Setelah drum penuh diberi dengan Decomposer 17 tutup dan digunakan kembali untuk minggu selanjutnya
- Pelaksana selanjutnya seperti point 5 dan seterusnya.
Tanaman Hias
Tanaman Pangan